ISTIWA SOLO RAYA 2022

Bayangan Dome saat Hari Tanpa Bayangan 2022

CASA dan Observatorium Assalaam kembali mengadakan pengamatan hari tanpa bayangan yang kedua tahun ini pada Kamis (13/10).

Hari Tanpa Bayangan Matahari merupakan fenomena ketika Matahari berada tepat di atas suatu daerah pada tengah hari sehingga tidak ada bayangan yang terbentuk pada suatu benda. Indonesia yang berada di antara Garis Balik Utara (23,4 lintang utara) dan Garis Balik Selatan (23,4 lintang selatan) akan mengalami dua kali fenomena Hari Tanpa Bayangan atau biasa disebut juga istiwa.

Fenomena ini terjadi di beberapa wilayah Indonesia sejak 7 September 2022 hingga 21 Oktober 2022. Sebelumnya fenomena ini sudah terjadi sekitar bulan Maret 2022. Observatorium Assalaam yang berada di sekitar wilayah Surakarta mengalami fenomena ini pada tanggal 12 Oktober 2022.

Pada tanggal 12 Oktober 2022 dilakukan persiapan pengamatan dengan menggunakan lubang sundial dari lantai 6 dan diamati dari lantai 3. Kegiatan berlangsung sejak pukul 11 hingga 12. Namun langit cukup tertutup awan dan membuat sinar Matahari tidak menembus hingga lantai 3.

Keesokan harinya, yakni pada tanggal 13 Oktober 2022 dilakukan pengamatan kembali. Alhamdulillah Matahari bersinar cerah dan cahayanya mampu mencapai lantai 3. Tepat pukul 11:23 anggota CASA Putra menandai lingkaran sinar Matahari di papan.

Anggota CASA Jr ikut meramaikan kegiatan pengamatan Hari Tanpa Bayangan

Pada waktu bersamaan, anggota CASA Jr juga melakukan pengamatan hari tanpa bayangan di kawasan gedung MTs Assalaam.

“Bersama CASA, Mengintip Gerbang Semesta”

“Bringing Astronomy to the Santri”

ISTIWA SOLO RAYA 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top