
Observatorium Assalaam dikunjungi oleh beberapa peserta Muktamar asal Makassar pada Selasa (22/11).
Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah merupakan perhelatan akbar yang dihadiri oleh ribuan penggembira dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan pada 18-20 November 2022 di wilayah Solo ini diselenggarakan di beberapa tempat, antara lain Edutorium UMS, Kampus UMS, Stadion Manahan, dan de Tjolomadoe. Ribuan orang turut memeriahkan rangkaian acara muktamar ini.
Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam yang terletak di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, menjadi salah satu tempat menarik yang ingin dikunjungi oleh peserta Muktamar. Salah satunya adalah lima tokoh Muhammadiyah asal Makassar.
Mereka disambut oleh tim humas dan direktorat di Kantor Assalaam. Bermula dari kunjungan antar alumni Pondok Modern Gontor, melihat ada foto santri dengan teleskop di kalender Assalaam bulan November 2022 yang terpasang di dinding ruangan kemudian mereka hendak berkunjung ke Observatorium Assalaam dan disambut oleh ustadz AR Sugeng Riadi dan tim sekitar pukul 2.




Kelima tokoh ini diajak berkeliling kawasan Observatorium Assalaam untuk melihat fasilitas, instrumen-instrumen, dan karya-karya santri. Dimulai dari Galeri Sains, beranjak ke Anjungan Astronomi untuk melihat sundial dan ruang Optik. Melihat koleksi literatur astronomi dan falak di perpustakaan dan mencoba menggunakan teleskop utama di Dome.
Diskusi berlangsung seru di setiap lokasi yang dikunjungi. Setelah ramah-tamah di Anjungan Astronomi, peserta diajak untuk melihat mimpi CASA yang sudah terwujud, CASAMO. Di parkiran barat diskusi terus berlanjut hingga menjelang Maghrib.
Semoga kunjungan kali ini menjadi titik awal hubungan baik antara Observatorium Assalaam dan tokoh asal Makassar tersebut.
“Bersama CASA, Mengintip Gerbang Semesta”
“Bringing Astronomy to the Santri”
